Archive for the ‘ Tanda Akhir-zaman ’ Category

Lempengan Bumi di Jepang Bergeser 40 Meter

CALIFORNIA – Hitungan terakhir mengenai gempa yang terjadi di Jepang kemarin, adalah lempengan Bumi yang retak, tidak sebesar yang diperkirakan.

Wilayah lempengan bumi yang retak itu kecil, dengan panjang antara 300 dan 400 kilometer. Sebagai perbandingan, gempa 9,1 skala richter yang terjadi di Aceh pada tahun 2004 menghasilkan retakan lempengan sepanjang 1.300 km. Demikian seperti yang dikutip dari New Scientist, Sabtu (12/3/2011).

Read the rest of this entry »

SUNGAI EFRAT SUDAH MULAI MENGERING !!!

Menurut Kitab Wahyu : Sangkakala ke-6 berbunyi

9:14 dan berkata kepada malaikat yang keenam yang memegang sangkakala itu: “Lepaskanlah keempat malaikat yang terikat dekat sungai besar Efrat itu.”

9:16 Dan jumlah tentara itu ialah dua puluh ribu laksa pasukan berkuda; aku mendengar jumlah mereka.

20 ribu laksa adalah 200 juta tentara; saat negara yang memiliki 200 juta tentara adalah China ….

Sangkakala ke-6 berlanjut ke Cawan Murka ke-6 :

Wahyu 16:12 : Dan malaikat yang keenam menumpahkan cawannya ke atas sungai yang besar, sungai Efrat, lalu keringlah airnya, supaya siaplah jalan bagi raja-raja yang datang dari sebelah timur. Negara China adalah dari Timur …. tentaranya 200 juta …. menuju ….. Read the rest of this entry »

4 Matahari Muncul Secara Bersamaan Di China

Ilmuwan NASA : Gempa Chile Geser Poros Bumi

“Gempa bumi dapat melibatkan pergeseran ratusan kilometer batuan, mengubah distribusi massa planet. Peristiwa itu mengakibatkan perubahan rotasi bumi,” ujar Ahli Geofisika Laboratorium Propulsi Jet NASA Richard Gross di Pasadena.

“Panjang hari akan lebih pendek sebanyak 1,26 mikrodetik (juta detik),” ujar Gross. “Poros tentang massa bumi yang seharusnya seimbang dan bergerak dengan perubahan 2,7 miliardetik (sekitar 8 cm).”

Perubahan tersebut dapat dimodelkan, meskipun sulit secara fisik untuk dideteksi karena ukurannya yang sangat kecil. Beberapa perubahan tampak jelas, dan pulau-pulau kemungkinan akan bergeser, menurut Andreas Rietbrock, seorang profesor dari Fakultas Sains Universitas Liverpool yang telah mempelajari dampak gempa. Read the rest of this entry »

Lubang Raksasa Baru Hebohkan Guatemala City

Badai tropis Agatha yang menerjang ibukota Guatemala akhir pekan lalu menghadirkan sebuah lubang raksasa, nyaris membentuk satu lingkaran penuh. Lubang itu berdiameter 20 meter dan berkedalaman hampir 30 meter. Lubang tersebut menganga di sebuah perempatan jalan di Guatemala City.

Warga di sekitar perempatan jalan itu mengungsi ke kawasan terdekat. Namun, para ahli geologi terus berdatangan. Geologis mengatakan, bentuk sirkular yang terbentuk itu menyerupai bentuk gua bawah tanah. Namun, apa penyebab sesungguhnya hingga terbentuk lubang tersebut masih menjadi misteri.

“Saya pastikan ini bukan sebuah patahan geologis, dan bukan produk dari sebuah gempa bumi,” kata David Monterroso, insinyur geofisika dari National Disaster Management Agency. “Itu yang baru kami ketahui,” lanjut Monterroso, Selasa, 1 Juni 2010.
Read the rest of this entry »